Jadwal Ujian Akhir Semester (UAS) Semester Genap 2019/2020 Prodi Sarjana di Fakultas Pertanian Universitas Udayana

Jadwal Ujian Akhir Semester (UAS) Semester Genap 2019/2020 Prodi Sarjana di Fakultas Pertanian Universitas Udayana dapat diunduh pada file berikut:

Dengan hormat, untuk dapat terwujudnya pelaksanaan Ujian Akhir Semester dan administrasi akademik dengan baik selama Semester Genap 2019/2020 di Fakultas Pertanian Universitas Udayana, dengan ini kami sampaikan bahwa Ujian Akhir Semester Genap 2019/2020 akan dilaksanakan sesuai alokasi waktu sebagai berikut :
1. Perkuliahan Semester Genap 2019/2020 : 3 Pebruari s.d. 29 Mei 2020
2. Minggu Tenang : 2– 5 Juni 2020
3. Ujian Akhir Semester Genap 2019/2020 : 8– 12 Juni 2020 (Yang dilakukan di tempat masing-masing/daring)
4. Batas Akhir Input Nilai Semester Genap 2018/2019 : 26 Juni 2020

 

Download (PDF, 116KB)

Himagrotek goes to Balitkabi dan Balitjestro

Akhir tahun tetap semangat, itulah yang dilakukan oleh Himagrotek dengan melakukan kunjungan ke kota Malang. Dengan didampingi oleh dua orang staf pengajar FP Unud, Dr. Alit Susanta Wirya dan Putu Dharma, MS., Himpunan Mahasiswa Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Unud berkunjung ke PUI Akabi-Balitkabi dan Balitjestro di Malang. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 22-25 Desember 2019.

Di Balitkabi, rombongan diterima oleh Kepala Balitkabi Dr. Ir. Yuliantoro Baliadi, M.S. – yang kebetulan juga merupakan salah satu alumni FP Unud – serta Kasie Jaslit B.S. Koencoro, SP., M.Kom dan peneliti senior Prof. Dr. Jana Mejaya M.Sc. Oleh Balitkabi, 30 mahasiswa P.S Agroekoteknologi FP UNUD diantarkan untuk melihat dan mendapat pejelasan tentang koleksi benih kacang-kacangan dan umbi umbian serta cara prosesingnya. Pemaparan disampaikan oleh peneliti pemulia ubi jalar Dr. Febria Cahyani dan peneliti teknologi benih Didik Sucahyono, SP., MSi. Di Unit Pengelola Benih Sumber (UPBS) Akabi mahasiswa mendapat kesempatan mendengarkan penjelasan Sri Wahyuningsih, SP selaku Manajer Pemasaran tentang prosedur produksi benih akabi berbasis SNI ISO 9001:2015 untuk benih sumber kelas BS dan FS. Melihat langsung proses sortir benih, prosessing benih dari calon benih ke benih dan masuk ke gudang penyimpanan untuk memahami kekuatan logistik benih aneka kacang NS, BS dan FS. Ternyata sumber pangan kacang-kacangan dan umbi-umbian di bumi Indonesia sangat beraneka dan cukup untuk memenuhi kebutuhan pangan kita.

Kedepannya, diharapkan terjalin kerjasama melalui MoU antara BALITKABI dan FP UNUD sehingga dapat dilakukan kegiatan-kegiatan seperti  PKL atau magang, penelitian, dan kegiatan lain yang bermanfaat. Demikian disampaikan oleh kepala Balitkabi – Dr . Yuliantoro, senada dengan harapan Dr. Alit Susanta Wirya – dosen P.S. Agroekoteknologi sebagai respresentasi Fakultas Pertanian Unud.

Pada kunjungan ke Balitjestro di Batu – Malang, rombongan diterima oleh Bapak Dita Agisimanto. Kemudian mahasiswa diajak untuk lebih mengenal aneka plasma nutfah berbagai jeruk Indonesia, cara pemeliharaannya, serta teknik untuk berproduksi secara optimal. Bujangseta dan pembibitan jeruk bebas CVPD menjadi topik yang menarik saat itu.

Mulai dari umbi, kacang, hingga jeruk; semoga pengalaman dan pengetahuan selama kunjungan ke Balitkabi dan Balitjestro dapat diteruskan pada civitas di Fakultas Pertanian Unud. (sebagian berita dikutip dari FB Dr. Yuliantoro-Balitkabi; AS/NK)

Pengabdian Internasional diakhir Pelatihan Ubinan Kementrian Perta

Kebun bawang miliki Arman menjadi tujuan terakhir dari pelaksanaan pelatihan Ubinan Program Studi S2 Lahan Kering, Fakultas Pertanian Universitas Udayana dengan Kementrian Pertanian dan Perikanan Timor Leste yang telah dilaksanakan selama 14 hari dan ditutup dengan pelaksanaan pengabdian Internasional di Batur Organik Farm milik Wayan Badan oleh Koordinator Prodi S2 Lahan Kering, Fakultas Pertanian, Unud, Dr. Ir I Gede Wijana, MS menuturkan sebelumnya pada 3 hari pertama peserta telah diberikan teori oleh dosen di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Unud, kemudian dilanjutkan dengan pemberian teori di Balai Penelitian Tanaman Pangan (BPTP) Bali. “Pemberian teori hanya berlangsung selama 4 hari, kemudian dilanjutkan dengan praktek langsung ke lapangan,” ucap Wijana bertempat di Br. Dalem, Desa Songan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Kamis (12/12).

Pelaksaan praktek lapangan, lanjutnya, sudah dilaksanakan di Panyanagan Gianyar mengenai Nursery, pengubinan dan prediksi hasil tanaman hidroponik dan buah-buahan di Plaga, belajar teknologi pengubinan anggur di Singaraja serta pengubinan sayur-sayuran di Bedugul. “Pada hari ke 9 ini memprediksi hasil tanaman bawang merah yang dilaksanakan di kebun bawang merah milik Pak Arman yang berlokasi di Songan dan Pengabdian Internasional di Batur Organik Farm di Yeh Mampeh,” jelas Dosen Agronomi dan Hortikultura tersebut.

Sementara di waktu yang bersamaan, Arman mengungkapkan sangat senang dengan adanya kerjasama antara dirinya dengan Fakultas Pertanian Unud. “Kedatangan mahasiswa dan dosen merupakan sebuah ajang untuk saling berbagi ilmu,” tuturnya. Selain menjadi tempat belajar lapangan, kebun bawang dan hortikultura milik Arman juga dijadikan sebagai tempat penelitian dan magang mahasiswa. Kedepannya, kata Arman, kerjasama seperti ini agar bisa terus dilakukan untuk mempertemukan antara Petani dan Akademisi.

Setelah melaksanakan pelatihan Ubinan, peserta dan dosen bergerak menuju Bali Organik Park untuk melaksanakan pengabdian Internasional. Acara ini turut dihadiri oleh Dr. Ir. Ni Luh Kartini, MS selaku Wakil Dekan I Fakultas Pertanian Unud. Wayan Badan selaku pemilik Batur Organik Park menuturkan sudah semenjak tahun 1998 menjalankan Program Pertanain Terpadu dengan pemanfaatan sapi, biogas, tanaman, ikan, cacing, agrowisata dan lebah. “Pangabdian ini sebagai bentuk pertukaran teknologi yang telah dilaksanakan di Timor Leste dengan pertanian yang berada di Batur Organik Farm,” ujar Wijana.

Salah satu peserta pelatihan ubinan Kementrian Pertanian dan Perikanan Timor Leste, Paulina Sarmentu Pinto mengatakan selanjutnya ilmu yang sudah di dapatkan dari pelatihan ini akan coba diterapkan di Timor Leste. “Budidaya tanaman hortikultura di negaranya sudah ada, namun masih perlu input dari luar juga karena pertanian hortikultura disana masih menggunakan cara tradisional,” tutur wanita 29 tahun ini. (khloro/luhtu)

Jadwal Ujian Akhir Semester (UAS) Semester Ganjil 2019-2020 Program Sarjana FP Unud

Jadwal Ujian Akhir Semester (UAS) Semester Ganjil 2019-2020 Program Sarjana FP Unud

Pengantar Jadwal UAS: Pengantar Jadwal UAS Semester Ganjil 2019-2020 Program Sarjana FP Unud

 

Berikut terlampir jadwal dari masing-masing Prodi pada link:

Prodi Agribisnis:  Jadwal UAS Semester Ganjil 2019-2020 Prodi Agribisnis

Prodi Agroekoteknologi: Jadwal UAS Semester Ganjil 2019-2020 Prodi Agroekoteknologi

Prodi Arsitektur Pertamanan: Jadwal UAS Semester Ganjil 2019-2020 Prodi Arsitektur Pertamanan

Silakan diunduh, terima kasih.

 

Kementrian Pertanian Timor Leste kirim Staf untuk belajar Ubinan di Fakultas Pertanian Unud

Menindaklanjuti MOU antara Universitas Udayana dengan Kementrian Pertanian dan Perikanan Timor Leste, dibuat sebuah pelatihan Ubinan di Fakultas Pertanian Universitas Udayana (Unud) khususnya pada Program Studi Pasca Sarjana Lahan Kering. Pelatihan ini diberikan secara langsung oleh salah satu dosen Fakultas Pertanian Unud, yakni Dr. Ir. Gede Wijana, M.S.

Menurut penuturan Wijana, ada 12 orang staf Kementrian Pertanian dan Perikanan yang mengikuti pelatihan yang berlangsung dari tanggal 2 Desember hingga 14 Desember 2019 ini. “Pelatihan yang diberikan adalah pelatihan ubinan, untuk memprediksikan hasil tanaman,” tuturnya usai pembukaan pelatihan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Unud, Senin, 2 Desember 2019. Selain pelatihan Ubinan, lanjutnya, selain mendapatkan pelatihan secara teoritis. Peserta juga akan mendapatkan pelatihan ke lapangan langsung. Seperti pelatihan tanaman anggur di Singaraja, tanaman bawang di Bangli, tanaman jambu kristal di Plaga dan sayur mayur di Bedugul, Tabanan.  “Setelah pelatihan ini, kami dari Universitas Udayana akan meninjau dan membimbing langsung juga ke Timor Leste, untuk melihat bukti nyata dari hasil pelatihan ini,” tutur Dosen Konsentrasi Agronomi dan Hortikultura tersebut. 

Senada dengan Wijana, Diretora General da Agricultur dari Kementrian Pertanian dan Perikanan Luar Negeri, Maria Odete do Ceu Gutters, P.hD menyampaikan sangat senang dapat bekerjasama dengan Universitas Udayana. Karena ditinjau dari segi geografis, Bali dan Timor Leste tidak berbeda jauh. “Sehingga kegiatan Pertanian yang ada di Bali dapat di implementasikan di Timor Leste,” ucapnya. Lebih lanjut, Dekan Fakultas Pertanian Unud Dr. Ir. I Nyoman Ustriyana, MM mengatakan sangat mengapresiasi Kementrian Pertanian dan Perikanan Timor Leste yang telah mengirimkan Sumberdaya Manusia untuk mengikuti pelatihan di Bali. “Semoga kerjasama bisa berlanjut ke bidang-bidang lainya, bukan hanya di bidang Pertanian,” tuturnya. (khloro/luhtu)