Fakultas Pertanian UNUD Gelar Udayana Memanen 2026
Denpasar, 11 September 2026 — Fakultas Pertanian Universitas Udayana menyelenggarakan kegiatan “Udayana Memanen” dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-59 Fakultas Pertanian dan HUT Ke-48 Badan Kekeluargaan Fakultas Pertanian (BKFP) Universitas Udayana. Kegiatan berlangsung di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian (KPFP), Pegok, Sesetan, Denpasar, Jumat (11/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Rektor Universitas Udayana, Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, S.T., Ph.D. , Dekan Fakultas Pertanian Universitas Udayana, I Putu Sudiarta, S.P., M.Si., Ph.D. , jajaran pimpinan universitas dan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta sejumlah mitra dan pemangku kepentingan di bidang pertanian.
Rangkaian acara diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, sambutan Dekan Fakultas Pertanian, serta sambutan Rektor Universitas Udayana yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Setelah sesi foto bersama, para peserta mengikuti kegiatan panen sejumlah komoditas yang dibudidayakan di kebun percobaan, antara lain bawang, terong, dan melon.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Udayana, I Putu Sudiarta, menyampaikan bahwa kebun percobaan merupakan aset strategis yang memiliki potensi besar untuk mendukung pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan unit produktif fakultas. Lokasinya yang berada di kawasan perkotaan memberikan peluang untuk mengembangkan berbagai program pertanian edukatif dan inovatif.
Menurut Dekan, hasil penelitian dosen dan mahasiswa tidak boleh berhenti pada tahap penelitian atau menghasilkan produk semata. Hasil tersebut perlu dilanjutkan melalui proses hilirisasi, pengemasan, pengembangan model bisnis, pendampingan, produksi, dan pemasaran sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.
Fakultas Pertanian juga terus membuka peluang kerja sama sesuai dengan kompetensi setiap program studi. Beberapa bidang yang berpotensi dikembangkan meliputi pelatihan analisis data dan pemodelan, kultur jaringan, sertifikasi kompetensi, pengembangan arsitektur lanskap, produksi benih, serta pemanfaatan hasil penelitian menjadi produk pertanian bernilai ekonomi.
Dekan turut menyampaikan pengembangan klinik tanaman yang selama ini telah membantu petani dan pelaku usaha dalam menangani berbagai permasalahan tanaman. Ke depan, layanan tersebut diharapkan dapat diperkuat dan dikembangkan menjadi “Rumah Sakit Tanaman” yang memiliki kelembagaan dan layanan lebih komprehensif.
Kebun Percobaan Fakultas Pertanian juga mulai diarahkan sebagai tempat pembelajaran pertanian bagi anak-anak melalui program School Garden . Program ini dapat dikembangkan melalui kegiatan menanam, memelihara, dan memanen tanaman di rumah kaca maupun lahan terbuka. Dengan demikian, kebun percobaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat penelitian, tetapi juga sebagai ruang edukasi pertanian bagi masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Dekan mengaitkan kegiatan panen dengan nilai penting dalam kehidupan dan pengembangan institusi.
“Intinya, apa yang kita tanam, itulah yang kita panen. Namun, apa yang telah ditanam harus dipelihara dengan baik. Jika dijaga dan dikembangkan dengan sungguh-sungguh, kita akan memperoleh hasil yang luar biasa,” ungkapnya.
Sementara itu, Rektor Universitas Udayana, Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, menyampaikan ucapan selamat atas HUT Ke-59 Fakultas Pertanian dan HUT Ke-48 BKFP. Rektor berharap Fakultas Pertanian terus berkembang serta mampu menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya dalam bidang pertanian, pangan, lingkungan, dan perubahan iklim.
Rektor juga menekankan pentingnya peran Fakultas Pertanian dalam mendukung transformasi Universitas Udayana dari Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH). Menurutnya, perubahan tersebut bukan sekadar perubahan status, melainkan perubahan tata kelola yang memberikan keleluasaan lebih besar kepada universitas untuk merespons kebutuhan masyarakat dan dunia industri secara cepat dan tepat.
Fleksibilitas tersebut harus diisi dengan inovasi, kerja sama, peningkatan layanan, hilirisasi penelitian, serta pengembangan sumber-sumber pendapatan yang produktif. Setiap fakultas dan unit kerja didorong untuk menggali peluang kerja sama, menyelenggarakan pelatihan, mengembangkan layanan keahlian, serta mengoptimalkan potensi aset dan sumber daya manusia yang dimiliki.
Rektor mengingatkan pentingnya mendokumentasikan serta mengelola hasil penelitian dan inovasi secara kelembagaan. Universitas Udayana diharapkan menjadi Center of Knowledge , yaitu pusat pengetahuan yang menjadi rujukan masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha ketika membutuhkan informasi maupun solusi ilmiah.
Penelitian, menurut Rektor, tidak cukup hanya menghasilkan publikasi atau produk. Setiap penelitian perlu diarahkan untuk memberikan dampak dan menjawab pertanyaan mengenai persoalan yang dapat diselesaikan. Para akademisi juga diminta memberikan perhatian terhadap persoalan-persoalan praktis yang secara langsung dihadapi petani dan masyarakat.
“Kita memiliki sumber daya manusia yang kuat. Aset utama universitas adalah kemampuan intelektual dan ilmu pengetahuan yang kita miliki. Kemampuan tersebut harus dimanfaatkan untuk membantu menyelesaikan berbagai permasalahan di masyarakat,” tegas Rektor.
Universitas Udayana juga akan terus memperkuat ekosistem hilirisasi riset, inkubasi bisnis, kewirausahaan mahasiswa, pengembangan unit usaha, serta akses terhadap sumber-sumber pendanaan strategis. Langkah tersebut diharapkan dapat menghubungkan penelitian dengan proses produksi, pemasaran, investasi, dan pemanfaatan hasil inovasi secara berkelanjutan.
Menutup sambutannya, Rektor mengajak seluruh unsur Universitas Udayana untuk menjalani transformasi kelembagaan dengan semangat dan sinergi yang sama. Kolaborasi antara universitas, pemerintah, dunia usaha, masyarakat, dan berbagai mitra dinilai menjadi kunci untuk meningkatkan manfaat pendidikan tinggi bagi pembangunan daerah dan nasional.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan menanam bersama, panen bersama, ramah tamah, dan hiburan. Melalui “Udayana Memanen”, Fakultas Pertanian Universitas Udayana tidak hanya merayakan pertambahan usia, tetapi juga menegaskan komitmennya untuk terus menanam gagasan, memelihara inovasi, memperkuat kolaborasi, dan menghasilkan karya yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.


UNIVERSITAS UDAYANA