Rapat Persiapan HUT ke-51 FP Unud

Dekan FP Unud Prof. Dr. Ir. Nyoman Rai, MS (kiri), Ketua Panitia Dr. I Ketut Surya Diarta, SP, MA (kanan) dan Sekretaris Panitia Dr. Trisna Agung Phabiola, SP., M.Si (tengah).

“KEROYOKAN” KEMBANGKAN SIMANTRI JADI DESTINASI AGROWISATA

Civitas akademika Fakultas Pertanian Universitas Udayana (FP Unud), menyongsong perayaan HUT ke-51 pada 2 September 2018 mendatang. Jumat (11/5/2018) dilaksanakan rapat perdana persiapan menyambut HUT tersebut yang dipimpin Dekan FP Unud Prof. Dr. Ir. Nyoman Rai, MS, Ketua Panitia Dr. I Ketut Surya Diarta, SP, MA dan Sekretaris Panitia Dr. Trisna Agung Phabiola, SP., M.Si  serta dihadiri kalangan dosen, pegawai dan mahasiswa yang terlibat dalam kepanitiaan.

Dalam rapat tersebut dosen Prodi Agribisnis FP Unud Dr. I Gede Setiawan Adi Putra, SP., M.Si menantang civitas akademika FP Unud mewujudkan Bidang Kajian Unggulan FP Unud yakni Integrasi pertanian dan pariwisata. “Mari kita melakukan 3 M, Melali (jalan-jalan), Melajah (Belajar), dan Mengabdi di Simantri 551 Angsoka, di Lingkungan Penarungan, Kelurahan Penarukan Buleleng. Keroyok Simantri ini diwujudkan jadi destinasi agrowisata baik Bapak/Ibu dosen Agribisnis, Agroekoteknologi dan Arsitektur Landskap,” ujar Dr. Gede Setiawan selaku perintis dan pembina simantri tersebut.   

Dr. I Gede Setiawan Adi Putra, SP., M.Si menantang civitas akademika FP Unud mewujudkan Bidang Kajian Unggulan FP Unud yakni Integrasi pertanian dan pariwisata.

Dr. Gede Setiawan menjelaskan Simantri 551 Angsoka menjadi proyek rintisan penerapan teknologi pertanian tepat guna dari Kebun Fakultas Pertanian Unud, karena teknologi-teknologi yang diterapkan semua ada di kebun percobaan. “Hasil-hasil penelitian dosen-dosen FP Unud sangat bagus, namun diseminasinya ke tengah-tengah masyarakat sangat minim. Pengabdian ini menjadi salah satu metode diseminasi yang efektif. Petani juga akan sangat senang mendapat tambahan ilmu dari dosen,” ujar Dosen Asal Penarungan Buleleng tersebut. Dipaparkan, Simantri 551 Angsoka saat ini memiliki komoditas pertanian unggulan seperti Kurma, Jeruk Brasil, Lemon, Pisang Emas Kirana, Jambu, Durian dan Kelapa Daksina.

Selain membahas rencana pengabdian yang akan dilaksanakan antara bulan Juni s/d Agustus, rapat tersebut juga membicarakan kegiatan ilmiah, temu alumni, kerohanian dan kekeluargan. (*).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *