DOSEN DAN MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN GELAR PENGABDIAN INTERNASIONAL DI NUSA LEMBONGAN : DORONG EKONOMI SIRKULAR RUMPUT LAUT DAN PENANDATANGAN PKS DENGAN PT ALGA NUSANTARA SEJAHTERA
BALI, 12 Juli 2026 – Dalam upaya nyata mendukung keberlanjutan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan pesisir, sebuah aksi nyata berskala internasional sukses digelar di Nusa Lembongan, Klungkung, Bali. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional ini mengusung tema besar: "Empowering Coastal Communities Through Seaweed Product Development, Plastic Waste Management, and Marketing Strengthening Based on Circular Economy".
Acara yang berlangsung pada Sabtu, 11 Juli 2026 dipusatkan di PT Alga Nusantara Sejahtera, Nusa Lembongan, dengan melibatkan kolaborasi lintas negara dan disiplin ilmu. Kegiatan ini menghadirkan tiga pakar sebagai pembicara utama yang membedah strategi pemberdayaan dari hulu ke hilir berbasis ekonomi sirkular:
* Associate Professor Nguyen Thi Ha dari Vietnam National University (hadir secara daring). Beliau membagikan perspektif global serta pengalaman sukses pengelolaan pesisir dan inovasi produk di Vietnam yang relevan untuk diterapkan di Bali.
* Prof. Ketut Suada dari Universitas Udayana. Memaparkan materi krusial mengenai standardisasi mutu dan inovasi proses pasca-panen untuk menaikkan nilai tawar komoditas rumput laut.
* Dr. Gede Setiawan Adiputra dari Universitas Udayana. Fokus pada aspek penguatan manajemen pemasaran, pemanfaatan digitalisasi, serta integrasi konsep ekonomi sirkular agar limbah produksi dapat diminimalisir dan diolah kembali menjadi bernilai ekonomis.
Kegiatan ini dihadiri oleh Dosen Fakultas Pertanian yang bertindak sebagai fasilitator pendamping, Mahasiswa Program Studi Magister Bioteknologi yang ikut serta membawa pemikiran inovatif berbasis riset teknologi hayati serta Masyarakat dan Petani Rumput Laut lokal Nusa Lembongan selaku penerima manfaat utama. Sepanjang kegiatan, para peserta antusias mengikuti pemaparan dan diskusi interaktif. Tiga poin utama yang menjadi konklusi dan rencana tindak lanjut dari PKM Internasional ini meliputi:
* Diversifikasi Produk: Mengubah rumput laut mentah menjadi produk olahan bernilai jual lebih tinggi (pangan maupun non-pangan) memanfaatkan pendekatan bioteknologi pertanian.
* Manajemen Sampah Plastik: Edukasi mitigasi polusi plastik di wilayah pesisir guna menjaga kualitas air laut tempat budidaya rumput laut.
* Ekonomi Sirkular: Merancang rantai pasok di mana sisa produksi atau sampah kemasan dapat diintegrasikan kembali ke dalam siklus ekonomi lokal.
Selain memaparkan materi edukasi, momen penting dalam kegiatan ini adalah dilaksanakannya prosesi penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) secara resmi antara Fakultas Pertanian Univ Udayana dengan PT Alga Nusantara Sejahtera. Kerja sama strategis ini dirancang sebagai payung hukum jangka panjang untuk memperkuat sinergi antara dunia akademisi dan sektor industri. Ke depannya, kolaborasi ini akan berfokus pada hilirisasi hasil riset bioteknologi, program magang mahasiswa, hingga pendampingan berkelanjutan bagi para petani rumput laut lokal agar memiliki daya saing yang lebih tinggi di pasar global. Dengan adanya PKS dan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan PT Alga Nusantara Sejahtera bersama komunitas petani rumput laut di Nusa Lembongan dapat menjadi role model kawasan pesisir mandiri yang sukses mengawinkan potensi lokal dengan prinsip kelestarian global.



UNIVERSITAS UDAYANA