Gubernur Bali Wayan Koster Menerima Audiensi Civitas Universitas Udayana

 

Rombongan Unud yang terdiri Wakil Rektor I, Wakil Rektor III, Wakil Rektor IV, Dekan dan WD I FP, Ketua LPPM, WD III FK, Ka. BKM dan Panitia PIMNAS, Kooprodi Arsitektur Pertamanan dan Tim serta BEM FK melakukan audiensi dengan Gubernur Bali, Senin (27/5) bertempat di Kantor Gubernur Bali, Renon Denpasar. 

Wakil Rektor I Prof. I Nyoman Gde Antara mewakili rombongan menyampaikan agenda utama audiensi terkait dengan penyelenggaraan PIMNAS 2019 di Unud. Dalam kesempatan tersebut Wakil Rektor I mewakili Rektor Unud meminta dukungan Gubernur Bali dalam menyukseskan penyelenggaraan PIMNAS di Unud. Gubernur diharapkan berkenan untuk memberikan sambutan dan menjadi keynote speaker dalam kegiatan yang akan diikuti ribuan peserta dari seluruh Indonesia tersebut. Diharapkan pula Gubernur berkenan memfasilitasi acara penutupan PIMNAS. Gubernur Bali Wayan Koster menyambut baik kegiatan ini dan bersedia untuk memberikan dukungan baik dalam memberikan sambutan maupun menjadi keynote speaker. Gubernur juga siap memfasilitasi jika acara penutupan diselenggarakan di Taman Budaya Art Center  Denpasar.

Agenda lain yang turut disampaikan dalam audiensi adalah terkait penyelenggaraan International Conference yang melibatkan seluruh peneliti di dunia yang akan dilaksanakan oleh Prodi Arsitektur Pertamanan FP Unud pada bulan April tahun depan (2020) dan penyelenggaran Olimpiade Internasional oleh BEM FK pada bulan Oktober 2019 mendatang. Gubernur Bali siap mendukung dan memfasilitasi kedua kegiatan tersebut.

Sementara Ketua LPPM Unud dalam kesempatan tersebut meminta ijin dari Gubernur Bali terkait pelaksanaan KKN Unud yang akan menerjunkan mahasiswa ke desa-desa yang sekaligus juga akan melakukan sensus terhadap lansia sesuai permintaan data dari Pemkab Badung. Gubernur Bali menyampaikan bahwa Pemda juga memiliki rencana untuk melakukan sensus dalam rangka memperoleh data dasar untuk menunjang program pembangunan semesta berencana. Disamping itu Gubernur juga membahas terkait dengan pemberdayaan hasil riset dari peneliti di Unud. (Suke/IT)

Pelepasan Calon Wisudawan Fakultas Pertanian Universitas Udayana Periode Mei 2019

Calon wisudawan Fakultas Pertanian Unud periode Mei 2019 sejumlah 22 orang, dilepas oleh Dekan FP, Prof. Dr. I Nyoman Rai, M.S.  pada Kamis 23 Mei 2019 dalam acara yudisium di Gedung Pasca Sarjana Universitas Udayana, Jl. PB Sudirman – Denpasar. Acara dihadiri oleh calon wisudawan beserta keluarga dan segenap pejabat Fakultas Pertanian beserta dosen dan tenaga kependidikan.

Pada periode pelepasan calon wisudawan Mei 2019 sejumlah 22 orang, terdiri dari 4 orang S3 Program Doktor Ilmu Pertanian, 3 orang S2 Prodi Magister Lahan Kering, 3 orang S2 Prodi Magister Bioteknologi, 3 orang S1 Prodi Agroekoteknologi, 5 orang S1 Prodi Agribisnis, dan 4 orang S1 Prodi Arsitektur Pertamanan.

Selamat kepada seluruh calon wisudawan atas pencapaian selama menempuh studi di Fakultas Pertanian Universitas Udayana. Proses belajar tetap berlangsung sepanjang hayat, terutama dalam menghadapi era revolusi industri 4.0, yang menuntut sumber daya manusia yang tanggap teknologi dan informasi, demikian secara singkat pesan dari Dekan FP Unud. (IT/Niek)

Jadwal Ujian Akhir Semester (UAS) Semester Genap 2018-2019 Program Sarjana FP Unud

Jadwal Ujian Akhir Semester (UAS) Semester Genap 2018-2019 Program Sarjana FP Unud

Berikut terlampir jadwal dari masing-masing Prodi pada link:

Pengantar Ujian Akhir Semester (UAS) Semester Genap 2018-2019 Program Sarjana FP Unud

Prodi Agribisnis:  Jadwal UAS Semester Genap 2018-2019 Prodi Agribisnis

Prodi Agroekoteknologi: Jadwal UAS Semester Genap 2018-2019 Prodi Agroekoteknologi

Prodi Arsitektur Pertamanan: Jadwal UAS Semester Genap 2018-2019 Prodi Arsitektur Pertamanan

Silakan diunduh, terima kasih.

 

 

GenBI Berkebun di KPFP

Genbi atau Generasi baru Indonesia, merupakan komunitas untuk penerima beasiswa dari Bank Indonesia. Komunitas Genbi di provinsi Bali untuk saat ini hanya diperuntukan untuk PTN (Perguruan Tinggi Negeri) yang ada di Provinsi Bali, seperti Universitas Udayana dan Universitas Pendidikan Ganesha. Adapun jumlah penerima beasiswa BI di PTN Provinsi Bali keseluruhan berjumlah 100 orang. Sebanyak 50 orang dari Universitas Udayana dan sebanyak 50 orang sisanya dari Universitas Pendidikan Ganesha. “Energi Untuk Negeri” adalah jargon dari Genbi itu sendiri.

Pada Sabtu (05/01), komunitas Genbi Bali mengadakan kegiatan “Genbi Berkebun”. Kegiatan ini merupakan program kerja yang dinaungi oleh divisi lingkungan hidup Genbi 2018. Adapun tema dari kegiatan Genbi Berkebun  kali ini mengusung “Generasi Baru Peduli Inflasi”. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah, untuk mendukung program menanam cabai BI sebagai bentuk gerakan peduli inflasi, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan melalui kegiatan budidaya tanaman secara organic dan ramah lingkungan, serta untuk mempererat tali persaudaraan seluruh anggota Genbi Bali. Hal tersebut diterangkan oleh Nonik Tian Purnami selaku Ketua Panitia Genbi Berkebun 2019.

Kegiatan Genbi Berkebun bertempat di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Udayana. Kegiatan ini menyewa 0.5 are KPFP untuk kegiatan Genbi Berkebun yang berlangsung mulai dari Bulan Januari sampai dengan Bulan April 2019. Jumlah peserta untuk kegiatan ini terdata sebanyak 100 orang, yang terdiri dari anggota Genbi Bali Unud dan Undiksha. Adapun sumber pendanaan kegiatan ini berasal dari kas Genbi Bali. Adapun rangkaian acara dari Genbi Berkebun ini terdiri dari empat rangkaian acara, antara lain ; Kegiatan persiapan lahan, berlangsung mulai dari tanggal 5 Januari 2019 sampai dengan 12 Januari 2019; Kegiatan Penanaman berlangsung pada tanggal 13 Januari 2019. Adapun bibit yang ditanam adalah bibit tanaman jagung dan cabai. Selain itu Genbi Berkebun juga mengajarkan pesertanya tata cara berkebun secara hidroponik; Kegiatan Pemeliharaan Tanaman dilaksanakan mulai dari Bulan Januari sampai dengan Bulan April; dan terakhir adalah Kegiatan Pasca Panen yang dilaksanakan pada Bulan Maret dan Bulan April. (Khloro)

“WORKSHOP GIS DASAR UNTUK MENYONGSONG PERCEPATAN KEBIJAKAN SATU PETA DAN INDUSTRI 4.0”

Sistem Informasi Geografis sudah bukan merupakan hal yang baru. Tidak hanya untuk perencanaan tata ruang, SIG penting dalam berbagai kepentingan. Sebagian besar Kementerian/Lembaga dewasa ini menerapkan SIG dalam  menjalankan kegiatannya. Dengan demikian, sumber daya manusia yang menguasai SIG sangat dibutuhkan dalam mengoperasikan perangkat SIG dan mengelola informasi geospasial pada masing-masing instansi.

Workshop GIS dasar yang dilaksanakan Pusat Pengembangan Infrastruktur Informasi Geospasial (PPIIG) Universitas Udayana diikuti oleh 12 peserta. Kegiatan  Workshop ini bertempat di Ruang Sidang Senat Fakultas Pertanian, Gedung Agrokomplek Lt. 2 Jl. PB. Sudirman, Denpasar. Masing-masing perserta terdiri dari 4 peserta dari Pemerintah Daerah, 6 peserta dari akademisi dan 2 peserta dari mahasiswa.  Peserta dari Pemerintah Daerah tersebut berasal dari DLHK Kabupaten Buleleng (1), DLHK Kota Denpasar (1), PUPR Kota Denpasar (2), dari akademisi STPBI Denpasar (1),  akademisi Univeritas Udayana (5) dan mahasiswa dari Universitas Udayana (2 peserta).

Pada kesempatan tersebut, bapak Dekan Fakultas Pertanian Universitas Udayana Prof. Dr.Ir. I Nyoman Rai, M.S. di dampingi oleh sekretaris Pusat Pengembangan Infrastruktur Informasi Geospasial (PPIIG) Universitas Udayana  Ir. Tati Budi Kusmiyarti, MP. secara langsung membuka acara  workshop tersebut. Workshop GIS Dasar ini  berlangsung pada 25 April – 26 April 2019 dengan materi : Peran SIG untuk Kebijakan Satu Peta dan Industri 4.0 dan Penginderaan Jauh dan Manfaatnya untuk Menyongsong Percepatan Kebijakan Satu Peta dan Industri 4.0 yang diisi oleh Abd. Rahman As-syakur,S.P.,M.Si, sedangkan pemaparan materi dan praktek berupa Instalasi QGIS, Pengenalan Fitur QGIS, Pembuatan Sistem Referensi Koordinat, Proses Pengolahan Data Raster, Proses Koreksi Geometrik, Proses Pengolahan Data Vektor, Penyusunan Layout dan Penyimpanan Layout diisi oleh Putu Perdana Kusuma Wiguna, S.Si.,M.Sc.

Workshop GIS Dasar ini ditujukan bagi peserta yang belum mengenal teknologi GIS. Target yang ingin dicapai dari pelatihan ini adalah peserta memahami konsepsi dasar pemetaan, konsepsi dasar SIG dan mampu menyusun dan mengelola basisdata serta menyajikan informasi dalam bentuk peta. Tujuan pelatihan SIG tingkat dasar adalah membekali peserta dengan pengetahuan dan ketrampilan dalam pemanfaatan teknologi SIG. Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu membangun basisdata geospasial, mengolah dan memanipulasi basisdata geospasial serta mampu menyajikan informasi geospasial. (Khloro)

DISTEC HIMAGROTEK 2019

Seperti yang kita ketahui, Himpunan Mahasiswa Agroekoteknologi atau yang lebih akrab dikenal sebagai HIMAGROTEK merupakan salah satu ormawa (organisasi mahasiswa) yang ada di Fakultas Pertanian Universitas Udayana. Pada kesempatan kali ini, Himagrotek FP Unud melaksanakan program tahunan yang dinaungi oleh bidang I Himagrotek yaitu pengembangan organisasi dan pengembangan sumberdaya mahasiswa. Acara tersebut adalah DISTEC (Discussion  Issue and Technology). DISTEC ke empat di tahun 2019 ini mengusung tema Peran remote sensing dan geographic information system (GIS) dalam pengembangan pertanian untuk menyongsong industri 4.0. Acara berlangsung di ruang Nusantara, gedung agrokomplek lantai 4, Kampus Unud Sudirman pada Sabtu (13/04). Pembukaan acara ditandai dengan pemukulan gong sebanyak tiga kali oleh Wakil Rektor III Universitas Udayana.

I Komang Yudi Agustina, selaku ketua panitia DISTEC 2019 menjelaskan bahwa “DISTEC bertujuan untuk membahas issue pertanian terkini di bidang pertanian bersama narasumber yang berkompeten dibidangnya. Topik kali ini kami peroleh dari salah satu konsentrasi jurusan Agroekoteknologi FP Unud yaitu Ilmu tanah dan Lingkungan”. Melengkapi pernyataan ketua panitia dalam laporannya, Ir.A.A.Ngurah Gede Suwastika, MP selaku WD III FP Unud menyatakan bahwa “Topik yang diangkat kali ini sangat menarik. Memang remote sensing dan GIS adalah sarana yang sangat membantu kita, khususnya di bidang pertanian untuk bertugas. Semoga seluruh peserta DISTEC pada hari ini memperoleh informasi yang nantinya dapat dipergunakan dengan baik dan diimplementasikan di masyarakat nantinya”. (Khloro)

SEMINAR BULANAN PRODI AGROEKOTEKNOLOGI – Model dan Mitigasi Luapan Lahar Letusan Gunung Agung

Seminar Bulanan Prodi Agroekoteknologi FP Unud kembali  digelar.   “Acara ini digunakan sebagai media transfer ilmu antar dosen dan mahasiswa serta untuk meningkatkan atmosfer akademik di lingkungan prodi dan fakultas pada umumnya”, demikian disampaikan koordinator kegiatan, Prof. Dr. Rindang Dwiyani , di sela-sela acara tersebut.   Acara yang pada bulan ini digelar pada Jumat, 26 April 2019 ini menghadirkan Pembicara Dr. Ir. I Wayan Diara, M.S., dosen Konsentrasi Tanah dan Lingkungan.  Acara yang berlangsung di Ruang Kuliah 1 FP Unud Kampus Sudirman ini dengan judul/topik “Model dan Mitigasi Luapan Lahar Letusan Gunung Agung”.  Peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini, diskusi berlangsung sangat hangat karena  topoiknya bertepatan dengan momen  meletusnya Gunung Agung yang baru-baru terjadi, di mana pada saat itu terjadi hujan abu sampai ke wilayah Kota Denpasar. (IMS)

International Workshop Program Kerjasama Fakultas Pertanian Universitas Udayana dengan Faculty of Soil Science Lamonosov Moscow State University, Rusia

Diinisiasi dan dimonitori oleh Prof. Nataliya Shchegolkova dari Rusia, kerjasama antara Fakultas Pertanian Universitas Udayana dengan Faculty of Soil Science Lamonosov Moscow State University, Rusia dirampungkan dalam acara International Workshop Program. Kegiatan berlangsung di Gedung Agrokomplek, lt.2 Kampus Unud Sudirman, pada senin (8/4). Mengusung tema “Prospects of the Introduction of Scientific Achievements in Advance Agricultural Practices”, workshop ini mengharapkan hasil berupa terjalinnya kerjasama penelitian dengan Rusia dan ASEAN. Kerjasama tersebut berupa penelitian mengenai pengembangan dan implementasi teknologi pertanian yang inovatif, untuk meningkatkan keberlanjutan system agroekologi.

Prof. I Nyoman Rai, M.S selaku Dekan FP Unud menyampaikan bahwa, “kerjasama dengan Rusia yang mendapat pendanaan sudah dimulai sejak empat tahun yang lalu. Selain itu, berbagai kerjasama yang dilakukan  telah terbit jurnal berindex scopus”. Selain itu, dua orang dosen juga telah diangkat sebagai visiting professor dan visiting lecturer sebagai hasil implementasi kerjasama. Kedepannya, akan dilakukan kerjasama dengan badan lingkungan hidup sebagai tempat implementasi dari hasil riset yang dilakukan. Papar Dekan FP Unud.

Acara Workshop di buka oleh Prof.A.A Raka Sudewi selaku Rektor Universitas Udayana. “kegiatan ini (Workshop International Program) dilaksanakan sebagai salah satu upaya dalam mempertahankan akreditasi dan kredibilitas perguruan tinggi”, papar Rektor Unud dalam sambutannya.. beliau juga mengapresiasi adanya kerjasama ini, dengan tujuan memacu dan meningkatkan kualitas fakultas dalam bersaing di dunia internasional melalui kolaborasi dengan institusi dari luar negeri. Selain itu, Dekan Fakultas Pertanian diharapkan senantiasa berupaya mengembangkan kerjasama yang telah terjalin. (suke)