Orang Pertanian Harus Tahu Pertanian

Sabtu, 24 Agustus 2019 diselenggarakannya workshop hidroponik dan microgreen dalam rangka pengabdian masyarakat HUT ke 52 FP. Kegiatan dilaksanakan di kebun percobaan fakultas pertanian universitas udayana. Kegiatan dibuka oleh  Ir. Anak Agung Ngurah Gede Suwastika, M.P. selaku wakil dekan 3 bidang kemahasiswaan.

Penyampaan materi diberikan oleh Dr. Ir. Gede Wijana, MS dengan sangat menyenangkan. Adapun undangan yang hadir dalam kegiatan ini yakni terdiri dari dosen, staf dan pegawai di lingkungan fakultas pertanian serta siswa SMK turut hadir dalam kegiatan ini. Dr. Ir. Gede Wijana, MS yang kerap dipanggil Pak Wi menyampaikan bahwa penyampaian materi tidak hanya mengenai hidroponik dan microgreen saja namun pengenalan pertanian dalam luas seperti pembibitan, pemeliharaan panca usaha tani dan sebagainya. Diikutertakannya staf dan pegawai di lingkungan fakultas pertaniaan ini dikarenakan semua pihak yang berkecimpung di bidang pertanian harus mengetahui tentang pertanian “Mereka kan pegawai pertanian tapi harus tahu juga dengan pertanian” ujar Pak Wi mengenai keikutsertaan staf dan pegawai dalam kegiatan workshop ini.

Undangan yang hadir dalam kegiatan ini juga bertujuan agar nantinya mereka dapat menjadi agen-agen penyebar pertanian hal ini diharapkan berjalan sesuai dengan yang diinginkan mengingat para undangan begitu menikmati keberlangsungan kegiatan ini. Hai ini tentu tidak lepas dari sosok pak Wi yang begitu pandai dalam memberikan materi sehingga undangan menjadi tahu mengenai pertanian kemudian tertarik. Ketertarikan undangan dapat dilihat dari antusiasnya dalam paraktik langsung mengenai materi yang disampaikan dibawah bimbingan Pak Wi.

Salah satu undangan menyampaikan pengalamannya dalam menghadiri kegiatan ini yakni I Dewa Gede Naranata yang kerap dipanggil Nata merupakan mahasiswa baru agribisnis fakultas pertanian. Nata menyampaikan bahwa materi yang paparkan simple dan mudah diserap sehingga untuk mahasiswa baru seperti nata mudah untuk dimengerti dan dibantu juga dengan pemberian praktik langsung sehingga lebih mudah dipahami. Nata juga mengagumi cara penyampaian materi oleh Pak Wi sehimgga kegiatan menjadi lebih menyenangkan “pembicaranya asik banget”. Nata juga myampaikan bahwa kegiatan ini banyak manfaatnya  tidak hanya untuk orang-orang pertanian “daripada kita nanem beton mendingan nanem pohon” ujarnya. Tak lupa mahasiswa baru ini juga memberikan sarannya agar kegiatan seperti ini diselenggarakan lebih besar serta menghadirkan peserta dan pembicara yang lebih banyak agar semua orang mengetahui kegiatan ini terutama kalangan muda sehingga mendapatkan pendidikan mengenai pertanian lebih dini.(ai dan ina/khlorofil).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *