Jadwal Ujian Akhir Semester (UAS) Semester Genap 2018-2019 Program Sarjana FP Unud

Jadwal Ujian Akhir Semester (UAS) Semester Genap 2018-2019 Program Sarjana FP Unud

Berikut terlampir jadwal dari masing-masing Prodi pada link:

Pengantar Ujian Akhir Semester (UAS) Semester Genap 2018-2019 Program Sarjana FP Unud

Prodi Agribisnis:  Jadwal UAS Semester Genap 2018-2019 Prodi Agribisnis

Prodi Agroekoteknologi: Jadwal UAS Semester Genap 2018-2019 Prodi Agroekoteknologi

Prodi Arsitektur Pertamanan: Jadwal UAS Semester Genap 2018-2019 Prodi Arsitektur Pertamanan

Silakan diunduh, terima kasih.

 

 

SYSTEM AND SPATIAL DYNAMICS Meningkatkan Kualitas Riset dan Analisis Pengambilan Keputusan

Bertempat di Laboratorium Komputasi dan Multimedia Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Udayana dilaksanakan Pelatihan Sistem Dinamik dalam dimensi filosofi, teori, dan penerapan (praktik dan studi kasus).  Materi Pelatihan meliputi: Dynamic System, Multidimensional Csaling (MDS), dan Interpretive Structural Modelling (ISM). Pelatihan yang dibuka oleh Dekan Fakultas Pertanian Universitas Udayana, merupakan tindak lanjut dari kerjasama atas dasar MoU antara Universitas Udayana dan Sistem Dinamik Center pada bidang penelitian, pelatihan, pusat data, dan lisensi software. Kerjasama ini bertujuan untuk bersama-sama memenuhi kebutuhan mahasiswa, dosen, peneliti, dan praktisi dalam mendukung penelitian-penelitian tentang Sistem Dinamik. Pelatihan diawali dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Koordinator Prodi Agribisnis dan Pimpinan Sistem Dinamik. 

Pada kesempatan itu Koordinator Prodi Agribisnis Dr. Ir. I Dewa Putu Oka Suardi, M.Si., menyampaikan bahwa kerjasama yang dijalin dengan Sistem Dinamik Center yang berkantor pusat di Bogor adalah dalam upaya untuk mengoptimalkan penggunaan laboratorium yang ada selama ini. Ke depannya, akan diarahkan sebagai “System and Spatial Dynamics Laboratory” yang berfungsi untuk optimalisasi pengolahan data untuk keperluan penelitian dengan metode analisis sistem dinamik.  Laboratorium ini bukan hanya dapat dimanfaatkan oleh Prodi Agribisnis saja, tetapi dapat membantu mahasiswa dan dosen prodi lain, karena aplikasi metode analisis sistem dinamik tidak terbatas pada satu bidang tertentu.

Pimpinan Sistem Dinamik Center (SDC), Dr. Irman Firmansyah menyampaikan rasa syukur serta bangga dapat menjalin kerjasama dengan Universitas Udayana, khususnya dengan Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian, dan berharap kerjasama ini tidak hanya terbatas pada laboratorium, tetapi juga mengembangkan beberapa program yang telah ada pada SDC, seperti: One Portal Repository for System Dynamics Research (satu website untuk kumpulan hasil-hasil penelitian mengenai sistem dinamik) dan  program kerjasama bidang penelitian, pelatihan, pusat data serta lisensi software.  Lebih lanjut disampaikan, bahwa perkembangan beberapa tahun terakhir dimana kebutuhan akan pendalaman pemahaman dan praktek mengenai Sistem Dinamik sangat tinggi dan pesat dengan penyebaran peserta yang hampir merata dari berbagai daerah di Indonesia. Dengan adanya kerjasama ini, maka pelatihan-pelatihan dapat langsung diselenggarakan oleh laboratorium Prodi Agribisnis di Kampus Universitas Udayana Denpasar, sehingga mempermudah jangkauan bagi peminat sistem dinamik di Bali dan Kawasan Timur Indonesia.  Harapannya peran laboratorium ini juga dapat mempermudah praktik mahasiswa S1, S2, dan S3 dalam analisis data dan mempercepat kelulusannya, khususnya bagi penelitian dengan operasional sistem dinamik. Selanjutnya laboratorium ini dapat dikembangkan terus dengan aplikasi-aplikasi terkait dan terkini sehingga pendalaman sistem dinamik untuk visualisasi hasil berupa pemetaan dengan spasial dinamik dapat dipraktekkan, agar hasil simulasi lebih komunikatif untuk melihat penggunaan lahan maupun penyebaran berbagai hal dimasa yang akan datang.

Dekan Fakultas Pertanian Prof. Dr. Ir. I Nyoman Rai, MS., dalam sambutan pembukaan pelatihan mengungkapkan,  perguruan tinggi termasuk Fakultas Pertanian Universitas Udayana harus selalu membuka mata pada teknologi atau metode analisis yang terus berkembang. Kerjasama dalam optimalisasi laboratorium ini menjadi langkah awal dalam meningkatkan kualitas riset kita di bidang sistem dinamik dan analisis pengambilan keputusan lainnya. Dalam kesempatan ini juga saya ingin membuka cara pandang tentang sistem dinamik yang selama ini mungkin dianggap sebagai metode analisis yang sulit. Sistem dinamik sebenarnya merupakan sebuah metode analisis yang cukup fleksibel dan dapat diterapkan pada berbagai bidang, bukan hanya bidang-bidang tertentu. Saya berharap semoga peserta pelatihan juga dapat menepis pemikiran-pemikiran yang menganggap sistem dinamik adalah analisis yang berat, sebenarnya anggapan-anggapan itu muncul karena terbatasnya pemahaman mengenai sistem dan model dinamik. Semoga dengan adanya kerjasama antara Universitas Udayana dan Sistem Dinamik Center ini dapat membantu kita semua untuk lebih memahami sistem dan model dinamik.

Pelatihan Sistem Dinamik yang berlangsung tanggal 22-28 Februari 2019 diikuti oleh 24 orang peserta terdiri atas Mahasiswa Pascasarjana (S3), Dosen, Peneliti, dan Praktisi, masing-masing berasal dari: Universitas Udayana, Undiksha (Singaraja), UNHI (Denpasar), BPTP (Bali), Litbang (Bappeda Kabupaten Bangli), UI (Jakarta), Universitas Trisakti (Jakarta), Dewan Kesenian Jakarta, Universitas Gadjah Mada (Yogyakarta), Politeknik Negeri (Jember), Universitas Trunojoyo (Madura), Universitas Sumatera Utara (Medan), dan Litbang Pertanian (Maros-Sulsel). (dOS)

Perlindungan Petani Melalui Metode Baru Penilaian Asuransi Pertanian

Proyek Science and Technology Research Partnership for Sustainable Development Program (SATREPS) yang dimotori oleh Center on Food Availability for Sustainable Improvement (CFASI) Universitas Udayana (Unud) mengadakan lokakarya untuk makin menyempurnakan implementasi program asuransi pertanian (AUPT).

Direktur CFASI Unud, Prof. I.G.A.A. Ambarawati, Ph.D. dari Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian menyebutkan bahwa kegiatan yang diadakan pada Kamis 28 Februari 2019 ini bertujuan untuk memperoleh metode baru penilaian kerusakan lahan pertanian. Kegiatan dengan judul Workshop on Bridging New Damage Assessment to Implementation in Agricultural Insurance, dibuka oleh Sekda Badung dan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung Putu Oka Swadiana, A.Pi.,S.Sos. sebagai mitra kerja dalam program yang memberikan perlindungan kepada para petani. Hadir pula dalam kesempatan tersebut, wakil direktur CFASI Unud Prof. I Made Anom Sutrisna Wijaya dan Prof. Hongo.

Dosen-dosen Fakultas Pertanian yang terlibat dalam proyek ini, antara lain Prof. I Ketut Budi Susrusa, Prof. I Nyoman Rai, Prof. I Wayan Nuarsa, Prof. I Gusti Ngurah Santosa, I Putu Sudiarta, Ph.D, Dr. I Dewa Putu Oka Suardi, Dr. I Wayan Budiasa, Dr. I Ketut Suada, Dr. I Made Sukewijaya, dan A.A. Keswari Krisnandika, SP., M.Si. Proyek SATREPS – CFASI Unud untuk menemukan metode baru penghitungan kerusakan tanaman padi akibat hama penyakit dan kekeringan. Dalam prosesnya, teknologi citra satelit dan tangkapan gambar dari drone dipergunakan sebagai data. Metode baru ini akan dipakai untuk melakukan penilaian kerusakan akibat hama penyakit dan kekeringan. Tujuan akhir dari proyek ini bertujuan untuk makin menyempurnakan metode lama dalam tata cara pembayaran klaim. Acara workshop kali ini diisi oleh para nara sumber, yaitu Prof Chiharu Hongo dari Chiba University, Ketua Proyek SATREPS, Ir. I Nyoman Sumadi, MP., Kabid PSP (Prasarana Sarana dan Penyuluhan) Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Bali, Dr. Henri Alain Denis Douche, underwriter agriculture SCOR Global P & C SE Paris. Diharapkan hasil workshop ini dapat membantu pencapaian tujuan dalam memperoleh metode baru penilaian kerusakan lahan pertanian dalam kaitannya dengan asuransi pertanian. Sebagaimana informasi anggota CFASI dari Fakultas Kedokteran Hewan – Prof. A.A.A. Mirah Adi, bahwa Kabupaten Badung telah menjadi mitra kerja sejak awal implementasi proyek nasional ini. Program asuransi pertanian saat ini didukung oleh pemerintah pusat dengan pembayaran premi 80% yang didanai dari APBN, sementara 20% lainnya dibayarkan oleh petani. Khusus untuk Kabupaten Badung dan Tabanan, premi sebesar 20% kewajiban petani masih disubsidi oleh pemerintah kabupaten masing-masing.

Kunjungan Mahasiswa FP UNIVERSITAS TRIBHUANA ke Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Udayana

 

Sebanyak 381 mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Tribhuana Tunggadewi, Malang (FP Unitri) berkunjung ke Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Udayana Jl. Pulau Moyo No. 16X, Denpasar, Bali pada Jumat 1 Maret 2019. Kunjungan tersebut dimulai pada pukul 10.00 WITA dengan agenda pembukaan oleh Wakil Dekan II FP Unud dan Dekan FP Unitri, sambutan Kepala Koordinator Program Studi Arsitektur Pertamanan dan Koordinator Program Studi Agribisnis FP Unud serta dilanjutkan dengan ramah-tamah dan tour di KPFP.

Kunjungan yang dilaksanakan oleh Universitas Tribhuana, Kamis (01/03) dibuka oleh Dr. Ir. I Ketut Suada, M.P selaku Wakil Dekan II FP Unud. Dekan Tribhuana menjelaskan bahwa program kunjungan ke kampus lain yang terdapat Fakultas Pertanian ini tentunya sudah terjalin sedari dulu. “Kunjungan seperti ini merupakan agenda tahunan dari adek-adek mahasiswa himaprodi kemudian dikoneksikan dengan proker prodi sehingga ini sudah berlangsung cukup lama, tetapi baru tahun ini kami satu kali berangkat. Biasanya hanya masing-masing prodi satu atau dua bis saja” tutur Dr. Ir. Amir Hamzah M.P.

Tidak hanya itu, beliau juga menjelaskan tujuan sederhana dari acara ini adalah mahasiswa FP Unitri bisa berinteraksi dengan  mahasiswa perguruan  tinggi lainnya.  Sejalan dengan  tujuan Dekan Unitri, menurut pesan dari Kemenristekdikti kita harus bisa mencari kawan untuk berkolaborasi dalam berbagai hal di era seperti sekarang ini. Selain itu beliau juga berharap dengan  adanya  kegiatan  seperti  ini  bisa  menjadi  ajang  saling  bertukar  informasi  antar perguruan  tinggi.  “Tujuan  kedua  yang  saya  syukuri  adalah  kami  (red,  FP  Unitri)  selalu berinteraksi dengan teman-teman perguruan tinggi lainnya sehingga selalu ada kegiatan yang terinformasikan.”

Rombongan Universitas Tribhuana berangkat pukul 3 sore dari kediamannya, dan sampai di Bali pukul 3 pagi. Perjalanan yang memakan waktu cukup panjang ini ternyata meninggalkan kesan tersendiri  pada  mahasiswa.  Terbukti dengan  persiapan  penyambutan  yang  terbilang  cukup cepat dan sederhana mahasiswa FP Unud dibantu dosen dan karyawan tentunya mampu menyuguhkan kesan ramah dan hangat. Keakraban mampu mencairkan dua kebudayaan yang berbeda. Ini dibuktikan dengan tour keliling Kebun Percobaan FP UNUD yang di pandu oleh ketua HIMAGRI. Walau disinari terik matahari di KPFP, tidak menyulutkan semangat dari mahasiswa  Program  Studi  Agribisnis  FP  Unitri.  Tidak  berhenti  pada  sesi  tour,  kegiatan kunjungan dilanjutkan dengan  sharing kegiatan di Studio Lanskap, Program Studi Arsitektur Pertamanan tidak luput jadi perbincangan.

Selly mahasiswa FP UNITRI angkatan 2016 merasakan sendiri manfaat dari keberlangsungan acara ini. “Kalo dari aku sendiri sih manfaatnya (lebih memperbanyak) partner kerja. Koneksi- koneksi emang sangat berguna.” Papar Selly. Menurutnya FP Unud mampu memberikan kesannya tersendiri. “Kesannya sih seneng ya, semoga kita nantinya makin akrab lagi istilahnya nanti pas lulus gak tau sini (FP Unud) aja. Kalo buat kita (FP Unitri) karna kampus kita lebih kecil dari Udayana semoga kita bisa lebih banyak belajar lagi.”

 

Dengan keterbukaan dan dilandasi dengan latar belakang yang sama menjadikan FP UNUD dan FP UNITRI bisa saling membuka diri dan bekerja sama dalam banyak hal kedepannya. (del/rah/khlorofil)