Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Udayana, Sabet Peringkat Tiga AICO

AICO (Agriculture Innovation Competition) merupakan salah satu ajang adu kreativitas dibidang akademik tingkat nasional, yang diadakan oleh BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Fakultas Pertanian Riau. AICO merupakan rangkaian acara dari festival pertanian BEM Faperta Unri. Acara tersebut diberi nama Gelar Karya Faperta Unri. Adapun tujuan dari diadakannya acara ini, ialah untuk mewadahi dan mengapresiasi seluruh inovasi dari mahasiswa yang berasal dari seluruh wilayah Indonesia. Kegiatan AICO berlangsung mulai dari tanggal 16 Maret 2019 sampai dengan 21 Maret 2019.

Satu tim dari FP (Fakultas Pertanian) Universitas Udayana berhasil merebut peringkat ketiga diajang tingakat nasional itu (AICO). Tim tersebut beranggotakan tiga orang, antara lain ; I Kadek Gandhi, mahasiswa jurusan Agribisnis dengan konsentrasi pengembangan masyarakat angkatan 2016; Ni Kadek Erni Ariastuti, mahasiswi jurusan Agribisnis dengan konsentrasi pengembangan bisnis angkatan 2016 dan Mazroatul Khusni, selaku mahasiswi jurusan Agroekoteknologi angkatan 2017. “saya merupakan seorang penerima beasiswa. Saya ingin melakukan kegiatan-kegiatan yang bermakna dan memiliki kenangan yang indah dan membanggakan selama kuliah”, papar Erni menjelaskan motiasinya mengikuti ajang tingkat nasional ini.

Kerja Sama Dewan Atsiri Indonesia Buka Peluang untuk Universitas Udayana khususnya FP Unud

Universitas Udayana melaksanakan Penandatanganan MoU dengan Dewan Atsiri Indonesia, Jumat (15/03/2019). Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Pascasarjana Universitas Udayana, Kampus Sudirman Denpasar. Selain penandatanganan MoU, dilaksanakan juga Seminar Nasional Potensi Pengembangan dan Pasar Minyak Atsiri yang dihadiri oleh dosen Universitas Udayana dan undangan lainnya.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Informasi, Prof. Dr. Ida Bagus Wyasa Putra, SH., M.Hum mengatakan banyak perubahan besar yang memberikan peluang bagi berbagai produk hayati di Indonesia untuk mendapatkan posisi dalam perdagangan internasional. “Perubahan internasional berdasarkan sustainable development goals dan juga revolusi industri 4.0 memberikan peluang dan menjadi titik balik permulaan bangkitnya kembali produksi industri hayati Indonesi ke posisi terbaik di perdagangan internasional,” ujarnya.

Hal senada turut dikatakan Dekan Fakultas Pertanian, Prof. Dr. Ir. I Nyoman Rai, M.S. Ia mengatakan adanya kerja sama ini memberikan peluang kepada Universitas Udayana, khususnya Fakultas Pertanian dan Program Magister Lahan Kering untuk melakukan penelitian potensi minyak sirih. “Potensi sumber bahan minyak perlu mendapat dukungan research dari tenaga-tenaga handal Fakultas Pertanian untuk memaksimalkan potensi dan pasarnya,” ungkapnya.

Universitas Udayana memiliki banyak ahli di berbagai bidang, khususnya Fakultas Pertanian dan dibantu dengan fakultas lainnya untuk ambil peran dalam pengembangan produksi dan pasar minyak astari. Hal tersebut ditunjukan dengan pemaparan materi oleh pembicara dari Fakultas Pertanian Universitas Udayana, I Putu Sudiarta SP, M.Si, Ph.D tentang pemanfaatan minyak atsiri untuk perstisida nabati khususnya berbahan dasar minyak atsiri sereh dapur. Universitas Udayana berkomitmen mendukung upaya-upaya research guna mendapatkan formula terbaik dan meningkatkan kualitas minyak sekaligus membuat keunikan sendiri baik untuk Bali maupun Indonesia. (sudt)

Pelepasan Calon Wisudawan Fakultas Pertanian Universitas Udayana Periode Maret 2019

Kamis (14/03), berlangsung acara pelepasan calon wisudawan Fakultas Pertanian Universitas Udayana untuk periode Maret 2019. Acara berlangsung di Gedung Pasca Sarjana, lantai tiga Universitas Udayana, Sudirman. Pelaksanaan pelepasan calon wisudawan FP Unud disambut oleh Prof. DR.Ir.I Nyoman Rai, M.S, selaku Dekan FP Unud dan dihadiri oleh segenap civitas akademika FP Unud, orang tua/wali mahasiswa serta calon wisudawan.

Adapun jumlah wisudawan yang dilepas FP Unud untuk periode Maret 2019 sebanyak 38 orang, dengan rincian sebagai berikut; untuk S1 Agribisnis sebanyak 14 orang, S1 Agroekoteknologi regular pagi sebanyak 10 orang, S1 Agroekoteknologi regular sore sebanyak satu orang, Arsitektur Pertamanan sebanyak tiga orang, Magister Agribisnis sebanyak lima orang, Magister Lahan Kering sebanyak satu orang dan Doktor Ilmu Pertanian sebanyak empat orang.

Selamat kepada calon wisudawan yang dilepas hari ini, kami ucapkan selamat atas prestasi yang dicapai. Harapan kami, supaya saudara dapat mengabdikan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama mengenyam pendidikan di Fakultas Pertanian Universitas Udayana, papar Dekan FP Unud dipenghujung sambutannya. (Khloro)

Pertukaran Petani Muda Fakultas Pertanian Universitas Udayana 2019 ke Isehara-Shi, Kanagawa-Ken, Jepang

Pertukaran pelajar, merupakan kegiatan tahunan yang dilaksanakan oleh Fakultas Pertanian Universitas Udayana. Adapun tujuan dari dilaksanakannya kegiatan tersebut, pada umumnya dijelaskan untuk menambah wawasan mahasiswa terkait (pertukaran) dan mampu mengimplementasikan ilmu yang mereka dapatkan di tempat asal mereka. Besar harapan seluruh civitas FP Unud, agar mahasiswa yang mendapatkan kesempatan untuk mengikuti kegiatan pertukaran ini, mampu mengentaskan permasalahan petani masa kini.

Seperti yang dilaksanakan oleh Dewa Agung Putra Agung, selaku mahasiswa jurusan agroekoteknologi angkatan 2015 dan Made Getas Pudak Wangi selaku mahasiswi jurusan agroekoteknologi angkatan 2016. Mereka terpilih menjadi kandidat mahasiswa pertukaran ke Isehara-Shi, Jepang tahun ini. Berdasarkan keterangan Bapak Alit Susanta Wirya, selaku dosen FP Unud yang membantu keberlangsungan kegiatan pertukaran ini “NPO Dharma Sentana dan Tako-Tako Agare Isehara, Jepang tahun ini kembali membuka kesempatan untuk kita bekajar ke negaranya. Tentu sebelum keberangkatan, mereka (kandidat pertukaran pelajar) diwajibkan untuk membuat sebuah essay mengenai pertanian di Bali. Selain itu, kami juga memilih mahasiswa yang sekirany sudah mulai ataupun telah memiliki usaha di bidang pertanian”.

Akrab dipanggil Dewa dan Pudak, kedua mahasiswa perwakilan FP Unud untuk kegiatan pertukaran petani muda ke Isehara, Jepang ini memulai perjalanannya pada tanggal 10 Maret 2019 dan acara berlangsung sampai dengan tanggal 17 Maret 2019. Menurut keterangan Bapak Alit Susanta Wirya, “Pendanaan dalam pekajsanaan kegiatan ini, dibantu oleh NPO Dharma Sentana dan Tako-Tako Agare Isehara, Jepang” (Khloro).

Bakti Sosial (Baksos) Agroekoteknologi 2019

Wujudkan hubungan yang harmonis dan tumbuhkan rasa solidaritas antar keluarga Agroekoteknologi FP Unud, melalui kegiatan Bakti Sosial Agroekoteknologi 2019. Pembukaan acara berlangsung pada 1 Maret 2019, bertempat di Agro Puncak Bukit Catu.

Bakti sosial merupakan salah satu kegiatan tahunan dari Himpunan Mahasiswa Agroekoteknologi (Himagrotek) Fakultas Pertanian Universitas Udayana. Adapun tujuan umum dari dilaksanakan kegiatan ini, adalah sebagai wadah dalam meningkatkan jiwa sosial dan kreativitas Mahasiswa Agroekoteknologi. Kegiatan baksos Agroekoteknologi tahun ini, di ketuai oleh I Komang Vidia Dharma Taro Putra selaku mahasiswa Agroekoteknologi FP Unud angkatan 2017. Mengusung tema “Harmonisasi Rasa Kekeluargaan Dan Solidaritas Melalui Pengabdian Masyarakat Untuk Agroekoteknologi Yang Berintegrasi”, acara ini diharapkan dapat mempererat tali persaudaraan dan menumbuhkan rasa solidaritas antar keluarga Agroekoteknologi FP Unud. 

Acara berlangsung di Agro Puncak Bukit Catu, yang dimulai dari tanggal 1 Maret sampai dengan 3 Maret 2019. Acara dibuka oleh Dekan FP Unud dan dihadiri oleh 25 orang dosen dari Agroekoteknologi FP Unud, perwakilan dari Desa Bukit Catu dan perwakilan dari STT Bukit Catu. Adapun rangkaian acara dari baksos Agroekoteknologi 2019 yaitu, melaksanakan kegiatan pengabdian ke petani sekitar Agro Puncak Bukit Catu, penanaman 200 pohon di Pura Teratai Bang, kegaiatan sharing bersama dosen Agroekoteknologi dan kegiatan keakraban lainnya. (Dev/Khloro)

SYSTEM AND SPATIAL DYNAMICS Meningkatkan Kualitas Riset dan Analisis Pengambilan Keputusan

Bertempat di Laboratorium Komputasi dan Multimedia Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Udayana dilaksanakan Pelatihan Sistem Dinamik dalam dimensi filosofi, teori, dan penerapan (praktik dan studi kasus).  Materi Pelatihan meliputi: Dynamic System, Multidimensional Csaling (MDS), dan Interpretive Structural Modelling (ISM). Pelatihan yang dibuka oleh Dekan Fakultas Pertanian Universitas Udayana, merupakan tindak lanjut dari kerjasama atas dasar MoU antara Universitas Udayana dan Sistem Dinamik Center pada bidang penelitian, pelatihan, pusat data, dan lisensi software. Kerjasama ini bertujuan untuk bersama-sama memenuhi kebutuhan mahasiswa, dosen, peneliti, dan praktisi dalam mendukung penelitian-penelitian tentang Sistem Dinamik. Pelatihan diawali dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Koordinator Prodi Agribisnis dan Pimpinan Sistem Dinamik. 

Pada kesempatan itu Koordinator Prodi Agribisnis Dr. Ir. I Dewa Putu Oka Suardi, M.Si., menyampaikan bahwa kerjasama yang dijalin dengan Sistem Dinamik Center yang berkantor pusat di Bogor adalah dalam upaya untuk mengoptimalkan penggunaan laboratorium yang ada selama ini. Ke depannya, akan diarahkan sebagai “System and Spatial Dynamics Laboratory” yang berfungsi untuk optimalisasi pengolahan data untuk keperluan penelitian dengan metode analisis sistem dinamik.  Laboratorium ini bukan hanya dapat dimanfaatkan oleh Prodi Agribisnis saja, tetapi dapat membantu mahasiswa dan dosen prodi lain, karena aplikasi metode analisis sistem dinamik tidak terbatas pada satu bidang tertentu.

Pimpinan Sistem Dinamik Center (SDC), Dr. Irman Firmansyah menyampaikan rasa syukur serta bangga dapat menjalin kerjasama dengan Universitas Udayana, khususnya dengan Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian, dan berharap kerjasama ini tidak hanya terbatas pada laboratorium, tetapi juga mengembangkan beberapa program yang telah ada pada SDC, seperti: One Portal Repository for System Dynamics Research (satu website untuk kumpulan hasil-hasil penelitian mengenai sistem dinamik) dan  program kerjasama bidang penelitian, pelatihan, pusat data serta lisensi software.  Lebih lanjut disampaikan, bahwa perkembangan beberapa tahun terakhir dimana kebutuhan akan pendalaman pemahaman dan praktek mengenai Sistem Dinamik sangat tinggi dan pesat dengan penyebaran peserta yang hampir merata dari berbagai daerah di Indonesia. Dengan adanya kerjasama ini, maka pelatihan-pelatihan dapat langsung diselenggarakan oleh laboratorium Prodi Agribisnis di Kampus Universitas Udayana Denpasar, sehingga mempermudah jangkauan bagi peminat sistem dinamik di Bali dan Kawasan Timur Indonesia.  Harapannya peran laboratorium ini juga dapat mempermudah praktik mahasiswa S1, S2, dan S3 dalam analisis data dan mempercepat kelulusannya, khususnya bagi penelitian dengan operasional sistem dinamik. Selanjutnya laboratorium ini dapat dikembangkan terus dengan aplikasi-aplikasi terkait dan terkini sehingga pendalaman sistem dinamik untuk visualisasi hasil berupa pemetaan dengan spasial dinamik dapat dipraktekkan, agar hasil simulasi lebih komunikatif untuk melihat penggunaan lahan maupun penyebaran berbagai hal dimasa yang akan datang.

Dekan Fakultas Pertanian Prof. Dr. Ir. I Nyoman Rai, MS., dalam sambutan pembukaan pelatihan mengungkapkan,  perguruan tinggi termasuk Fakultas Pertanian Universitas Udayana harus selalu membuka mata pada teknologi atau metode analisis yang terus berkembang. Kerjasama dalam optimalisasi laboratorium ini menjadi langkah awal dalam meningkatkan kualitas riset kita di bidang sistem dinamik dan analisis pengambilan keputusan lainnya. Dalam kesempatan ini juga saya ingin membuka cara pandang tentang sistem dinamik yang selama ini mungkin dianggap sebagai metode analisis yang sulit. Sistem dinamik sebenarnya merupakan sebuah metode analisis yang cukup fleksibel dan dapat diterapkan pada berbagai bidang, bukan hanya bidang-bidang tertentu. Saya berharap semoga peserta pelatihan juga dapat menepis pemikiran-pemikiran yang menganggap sistem dinamik adalah analisis yang berat, sebenarnya anggapan-anggapan itu muncul karena terbatasnya pemahaman mengenai sistem dan model dinamik. Semoga dengan adanya kerjasama antara Universitas Udayana dan Sistem Dinamik Center ini dapat membantu kita semua untuk lebih memahami sistem dan model dinamik.

Pelatihan Sistem Dinamik yang berlangsung tanggal 22-28 Februari 2019 diikuti oleh 24 orang peserta terdiri atas Mahasiswa Pascasarjana (S3), Dosen, Peneliti, dan Praktisi, masing-masing berasal dari: Universitas Udayana, Undiksha (Singaraja), UNHI (Denpasar), BPTP (Bali), Litbang (Bappeda Kabupaten Bangli), UI (Jakarta), Universitas Trisakti (Jakarta), Dewan Kesenian Jakarta, Universitas Gadjah Mada (Yogyakarta), Politeknik Negeri (Jember), Universitas Trunojoyo (Madura), Universitas Sumatera Utara (Medan), dan Litbang Pertanian (Maros-Sulsel). (dOS)